Liputan6.com, Jakarta - Arsenal mengambil langkah besar menuju finalĀ Carabao Cup 2025/2026. Mereka dalam posisi kuat usai menang 3-2 pada leg pertama semifinal Chelsea vs Arsenal di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.
The Gunners tampil dominan dan sempat unggul dua gol, tapi gagal menutup laga dengan skor lebih meyakinkan.
Gol Ben White membuka jalan Arsenal, disusul Viktor Gyokeres yang kembali membungkam kritik lewat penyelesaian jarak dekat. Martin Zubimendi lalu menambah gol ketiga lewat sepakan indah dari lini kedua.
Sayangnya, dua gol balasan Alejandro Garnacho di babak kedua membuat peluang Chelsea tetap terjaga. Arsenal jelas menguasai jalannya laga, namun kelengahan di momen krusial membuat duel ini masih terbuka jelang leg kedua di Emirates.
Viktor Gyokeres Tampil Cemerlang
Viktor Gyokeres menjadi sorotan utama Arsenal malam itu. Striker asal Swedia tersebut tak hanya mencetak gol, tapi juga aktif membuka ruang dan menghubungkan lini serang. Setelah babak pertama yang relatif terkendali, Arsenal terlihat semakin nyaman usai Gyokeres membuat skor 2-0.
Dominasi penguasaan bola dan tekanan tinggi membuat Chelsea kesulitan keluar dari area sendiri. Namun situasi berubah ketika Garnacho mencetak gol dari momen yang tak terduga.
Gol itu memecah konsentrasi Arsenal, meski mereka sempat kembali menjauh lewat gol Zubimendi. Gyokeres menutup penampilan apiknya dengan assist, menegaskan perannya bukan sekadar pencetak gol.
Zubimendi Jadi Otak Permainan
Martin Zubimendi tampil sebagai pengatur tempo sekaligus pembeda di lini tengah. Gelandang asal Spanyol itu beberapa kali memutus alur serangan Chelsea dan cerdas membaca ruang. Gol ketiganya menjadi bukti kontribusi nyata, saat ia maju dari lini kedua dan melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper.
Bersama Declan Rice, Zubimendi membuat Arsenal unggul duel di tengah dan lebih sering mengontrol ritme. Meski pertandingan berjalan cukup kacau di beberapa fase, kehadiran Zubimendi memberi ketenangan. Ia tak hanya rapi dalam distribusi bola, tetapi juga berani mengambil risiko di momen penting.
Chelsea Masih Punya Harapan di Leg Kedua
Chelsea boleh kalah, tetapi dua gol Garnacho membuat mereka tetap punya peluang saat bertandang ke Emirates. Pemain pengganti asal Argentina itu memberi dampak instan, memanfaatkan celah di pertahanan Arsenal yang mulai terbuka.
Mikel Arteta sendiri terlihat kecewa karena timnya gagal mengunci kemenangan. Pergantian pemain justru membuat Arsenal kehilangan keseimbangan dan memberi ruang bagi Chelsea untuk bangkit. Skor 3-2 menjadi peringatan bahwa semifinal ini belum selesai. Arsenal masih di atas angin, namun Chelsea jelas datang ke leg kedua dengan keyakinan bahwa satu malam besar bisa membalikkan segalanya.
Lanjut Baca:
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Menjauh di Puncak, Manchester United Terlempar dari 5 Besar

3 days ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476486/original/030489400_1768767314-Senegal_s_Sadio_Mane__center__and_Morocco_s_Neil_Yoni_El_Aynaoui.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399914/original/016768900_1762046895-000_82QL8V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5000534/original/082574100_1731311615-Real_Sociedad_vs_Barcelona_Takefusa_Kubo-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325995/original/067664800_1756072996-AP25236770009173.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475879/original/033699600_1768669300-Chelsea_vs_Brentford.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5296278/original/088895300_1753546932-20250726_Persija_Jakarta_Vs_Arema_FC-15_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475994/original/061072500_1768704714-liverpool_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475841/original/087878400_1768663052-000_932Q8KW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475087/original/034613000_1768549904-000_92VU3BV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364456/original/056540700_1759114295-AP25271625016073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5399835/original/045498200_1762014184-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449627/original/013308900_1766102390-massimiliano_allegri_napoli_milan_ap_altaf_qadri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3407636/original/089109900_1616392147-20210321IQ_Arema_FC_vs_Persikabo_1973_26.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475824/original/018331100_1768660299-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399890/original/092514200_1762039707-Juventus_coach_Allenatore_Luciano_Spalletti_directs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4181490/original/013696200_1664952493-AP22274463657076.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·