Chelsea vs Arsenal: The Gunners Pegang Kendali, The Blues Masih Punya Harapan

3 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal mengambil langkah besar menuju finalĀ Carabao Cup 2025/2026. Mereka dalam posisi kuat usai menang 3-2 pada leg pertama semifinal Chelsea vs Arsenal di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.

The Gunners tampil dominan dan sempat unggul dua gol, tapi gagal menutup laga dengan skor lebih meyakinkan.

Gol Ben White membuka jalan Arsenal, disusul Viktor Gyokeres yang kembali membungkam kritik lewat penyelesaian jarak dekat. Martin Zubimendi lalu menambah gol ketiga lewat sepakan indah dari lini kedua.

Sayangnya, dua gol balasan Alejandro Garnacho di babak kedua membuat peluang Chelsea tetap terjaga. Arsenal jelas menguasai jalannya laga, namun kelengahan di momen krusial membuat duel ini masih terbuka jelang leg kedua di Emirates.

Viktor Gyokeres Tampil Cemerlang

Viktor Gyokeres menjadi sorotan utama Arsenal malam itu. Striker asal Swedia tersebut tak hanya mencetak gol, tapi juga aktif membuka ruang dan menghubungkan lini serang. Setelah babak pertama yang relatif terkendali, Arsenal terlihat semakin nyaman usai Gyokeres membuat skor 2-0.

Dominasi penguasaan bola dan tekanan tinggi membuat Chelsea kesulitan keluar dari area sendiri. Namun situasi berubah ketika Garnacho mencetak gol dari momen yang tak terduga.

Gol itu memecah konsentrasi Arsenal, meski mereka sempat kembali menjauh lewat gol Zubimendi. Gyokeres menutup penampilan apiknya dengan assist, menegaskan perannya bukan sekadar pencetak gol.

Zubimendi Jadi Otak Permainan

Martin Zubimendi tampil sebagai pengatur tempo sekaligus pembeda di lini tengah. Gelandang asal Spanyol itu beberapa kali memutus alur serangan Chelsea dan cerdas membaca ruang. Gol ketiganya menjadi bukti kontribusi nyata, saat ia maju dari lini kedua dan melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper.

Bersama Declan Rice, Zubimendi membuat Arsenal unggul duel di tengah dan lebih sering mengontrol ritme. Meski pertandingan berjalan cukup kacau di beberapa fase, kehadiran Zubimendi memberi ketenangan. Ia tak hanya rapi dalam distribusi bola, tetapi juga berani mengambil risiko di momen penting.

Chelsea Masih Punya Harapan di Leg Kedua

Chelsea boleh kalah, tetapi dua gol Garnacho membuat mereka tetap punya peluang saat bertandang ke Emirates. Pemain pengganti asal Argentina itu memberi dampak instan, memanfaatkan celah di pertahanan Arsenal yang mulai terbuka.

Mikel Arteta sendiri terlihat kecewa karena timnya gagal mengunci kemenangan. Pergantian pemain justru membuat Arsenal kehilangan keseimbangan dan memberi ruang bagi Chelsea untuk bangkit. Skor 3-2 menjadi peringatan bahwa semifinal ini belum selesai. Arsenal masih di atas angin, namun Chelsea jelas datang ke leg kedua dengan keyakinan bahwa satu malam besar bisa membalikkan segalanya.

Lanjut Baca:

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Menjauh di Puncak, Manchester United Terlempar dari 5 Besar

Read Entire Article