Liputan6.com, Jakarta - Chelsea memasuki era baru bersama Liam Rosenior dengan harapan besar dan pendekatan bermain yang berani dari lini belakang. Harapan itu sempat muncul saat menang 5-1 atas Charlton Athletic di Piala FA pada laga debut sang pelatih.
Akan tetapi, realitas berbeda muncul ketika tim London Barat itu kalah 2-3 dari Arsenal pada leg pertama semifinal Carabao Cup. Kekalahan itu memperlihatkan jarak kualitas sekaligus risiko besar dari gaya bermain yang diterapkan.
Chelsea tampil pincang akibat cedera, sakit, dan skorsing, tetapi mereka tetap beruntung hanya tertinggal satu gol. Arsenal mencatat 3,2 expected goals berbanding 0,7 milik tuan rumah, sementara dua gol Alejandro Garnacho menjaga peluang tetap hidup.
Risiko Build-up dari Belakang
Pertandingan kandang pertama Rosenior berjalan pahit sejak awal laga. Ben White membuka skor melalui sundulan setelah Robert Sanchez gagal mengantisipasi sepak pojok Declan Rice.
Kesalahan serupa terjadi pada gol kedua Arsenal ketika umpan silang sederhana lolos dari tangkapan Sanchez. Viktor Gyokeres dengan mudah menuntaskan peluang dari jarak dekat tanpa pengawalan berarti.
Sanchez tidak banyak bisa berbuat pada gol ketiga Martin Zubimendi, tetapi performa keseluruhan sang kiper menjadi catatan serius. Ia terlihat tidak nyaman memainkan bola pendek di bawah tekanan intens.
Di bawah Enzo Maresca, Sanchez tampil lebih stabil ketika distribusi bola dari belakang diminimalkan. Pendekatan itu juga meredam kecemasan publik Stamford Bridge yang kerap menular ke pemain.
Solusi untuk Filosofi Rosenior
Rosenior kembali ke pola build-up berisiko tinggi saat menghadapi Arsenal. Pendekatan ini menciptakan tekanan tambahan melawan salah satu unit pressing terbaik di dunia.
Setelah laga, Rosenior mengambil tanggung jawab atas kesalahan anak asuhnya. “Saya meminta Rob melakukan hal-hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya, dan itu tanggung jawab saya,” ujar Rosenior.
Ia juga menegaskan komitmen melindungi pemainnya dari kritik berlebihan. “Jika ia membuat kesalahan karena mengikuti instruksi saya, itu sepenuhnya kesalahan saya,” ucapnya.
Rosenior percaya Sanchez dapat berkembang seiring waktu dan pemahaman taktik yang lebih baik. Ia menilai ada banyak momen positif meski hasil akhir mengecewakan.
Namun, jika filosofi ini terus dipertahankan, Chelsea memerlukan kiper baru yang lebih nyaman menguasai bola di bawah tekanan. Rekrutmen penjaga gawang dengan kemampuan distribusi elite menjadi langkah krusial agar proyek Rosenior tidak terhambat di sisa musim ini.
Sumber: Football Transfers
Lanjut Baca:
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Menjauh di Puncak, Manchester United Terlempar dari 5 Besar

3 days ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476486/original/030489400_1768767314-Senegal_s_Sadio_Mane__center__and_Morocco_s_Neil_Yoni_El_Aynaoui.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399914/original/016768900_1762046895-000_82QL8V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5000534/original/082574100_1731311615-Real_Sociedad_vs_Barcelona_Takefusa_Kubo-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325995/original/067664800_1756072996-AP25236770009173.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475879/original/033699600_1768669300-Chelsea_vs_Brentford.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5296278/original/088895300_1753546932-20250726_Persija_Jakarta_Vs_Arema_FC-15_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475994/original/061072500_1768704714-liverpool_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475841/original/087878400_1768663052-000_932Q8KW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475087/original/034613000_1768549904-000_92VU3BV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364456/original/056540700_1759114295-AP25271625016073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5399835/original/045498200_1762014184-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449627/original/013308900_1766102390-massimiliano_allegri_napoli_milan_ap_altaf_qadri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3407636/original/089109900_1616392147-20210321IQ_Arema_FC_vs_Persikabo_1973_26.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475824/original/018331100_1768660299-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399890/original/092514200_1762039707-Juventus_coach_Allenatore_Luciano_Spalletti_directs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4181490/original/013696200_1664952493-AP22274463657076.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·