Aurelie Moeremans Tanggapi Polemik Buku Broken Strings: Aku Menulis Sebagai Bentuk Kejujuran

4 days ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Aktris Aurelie Moeremans menanggapi berbagai reaksi atas peluncuran bukunya yang berjudul Broken Strings. Dukungan hingga polemik di media sosial muncul mengiringi karya Aurelie Moeremans yang salah satunya berisi pengakuan jadi korban child grooming hingga trauma masa lalu.

Bintang film Kuntilanak dan Kutukan Cakar Monyet itu menyadari konsekuensi atas keputusannya bersuara lewat tulisan. Ia menjelaskan bagaimana perasaannya saat menghadapi pro dan kontra yang muncul di masyarakat.

"Jujur aku tidak menyangka. Awalnya aku pikir buku ini akan dibaca secara terbatas, ternyata responsnya besar sekali. Ada dukungan, ada juga polemik, dan itu aku terima sebagai bagian dari proses," kata Aurelie Moeremans saat dihubungi lewat WhatsApp, Rabu (14/1/2026).

"Yang paling menyentuh buat aku ketika perempuan muda dan orang tua bilang mereka merasa terbantu. Itu bikin semua ketakutan di awal terasa sepadan," ia menyambung.

Trauma masa kecil yang selama ini Aurelie Moeremans simpan rapat-rapat menjadi alasan buku ini terlahir. Ia bercerita, butuh waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkan keberanian agar bisa menceritakan kejadian tersebut.

"Awalnya bukan untuk konsumsi publik. Aku menulis sebagai bentuk kejujuran ke diri sendiri. Dulu, waktu aku masih kecil dan mencoba bersuara, responsnya justru menyakitkan. Jadi ada trauma untuk bercerita. Seiring waktu aku sadar banyak perempuan dan orang tua mengalami hal yang serupa dan merasa sendirian. Dari situ aku merasa, mungkin ceritaku bisa jadi teman buat mereka," jelas Aurelie Moeremans.

Aksi Aurile Moeremans perankan dua kepribadian dalam film EL.

Bukan Tentang Balas Dendam

Meski ada beberapa pihak yang mempertanyakan motifnya, Aurelie Moeremans tetap pada pendirian bahwa ini bagian dari perjalanan penyembuhan diri. Baginya, menulis adalah cara untuk memahami narasi hidupnya secara lebih utuh tanpa harus menyalahkan keadaan.

"Ya, sangat. Menulis Broken Strings bukan tentang balas dendam atau membuka luka lama, tapi tentang memahami apa yang pernah terjadi dan menerima bahwa itu bagian dari hidupku. Lewat buku ini, aku belajar berdamai tanpa harus membenarkan apa yang salah," tuturnya.

Dari Awal, Tujuanku Bukan Komersial

Aurelie Moeremans juga menepis anggapan ingin viral melalui pengungkapan trauma pribadi. Ia membuktikan niatnya dengan memberikan akses e-book secara gratis, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang tanpa terkendala biaya.

Lanjut baca

"Karena dari awal tujuanku bukan komersial, karena aku ingin ceritanya bisa diakses siapa pun yang membutuhkan, tanpa hambatan. Aku tahu banyak yang penasaran tapi juga banyak yang benar-benar butuh bacaan ini untuk merasa tidak sendirian. Buku fisik tetap aku siapkan, tapi e-book gratis itu adalah bentuk niat awal buku ini," Aurelie Moeremans memaparkan.  

Read Entire Article