Aurelie Moeremans Ingatkan Publik Jangan Bully Karakter di Broken Strings, Apalagi Cuma dari Menebak

2 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Memoar yang ditulis Aurelie Moeremans, Broken Strings, sudah beberapa waktu belakangan menjadi buah bibir. Hanya saja, topik pembicaraan warganet tampaknya melebar, tak hanya soal child grooming yang disebutkan Aurelie dalam bukunya. Melainkan juga topik lain, salah satunya bullying, yang menyeret nama seorang artis papan atas Tanah Air. 

Ternyata Aurelie Moeremans ikut gerah melihat perkembangan ini. Istri Tyler Bigenho tersebut membuat sebuah permintaan khusus di kanal broadcast Instagram mengenai Broken Strings. 

"Please ya teman-teman 🤍Jangan membully atau menyerang karakter di Broken Strings, apalagi kalau cuma berdasarkan tebakan. Belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya. Kasihan!" tulis Aurelie dalam unggahannya.

p>Ia melanjutkan, "Fokus ceritanya bukan ke sana, tapi ke pengalaman dan pesan yang ingin aku sampaikan.Kalau ada yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing.Tapi kalau hanya menebak-nebak lalu kalian menyerang, please jangan." 

Pesan yang sama ia sampaikan di akun Threads terverifikasi miliknya. Bintang film Story of Kale: When Someone's in Love ini menambahkan, bahwa  ia sendiri merasa jengah membaca spekulasi publik yang meliar. 

"Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya," kata dia.

Aurelie Moeremans: Bukan untuk Menghakimi, apalagi Mengeroyok!

Ia kembali mengingatkan tujuan awal penulisan Broken Strings.

"Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok. Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur," kata dia.

"Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu.Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan," ia kembali mengulang pesan serupa.

Sebagai penutup, ia menulis, "Let’s keep this space kind, aman, dan penuh empati 🤍."

Proses Penulisan Broken Strings

Diberitakan sebelumnya, Aurelie Moeremans sudah pernah menyebutkan alasannya menulis Broken Strings, sekaligus proses penulisan Broken Strings. 

"Proses penulisannya sebenarnya cukup panjang. Ceritanya sudah aku simpan di kepala dan hati bertahun-tahun, tapi menulisnya sendiri aku lakukan secara intens dalam beberapa bulan," ujar Aurelie Moeremans melalui sambungan WhatsApp, Rabu (14/1/2026). 

"Aku nulis pelan-pelan, satu per satu, karena aku ingin setiap bagian ditulis dengan jujur dan hati-hati, bukan sekadar cepat selesai," Aurelie Moeremans menambahkan.

Alasan Menulis, dan Mempublikasikan Broken Strings

Ia mengungkapkan bahwa awalnya tulisan tersebut hanyalah bentuk pelampiasan atas kejujuran terhadap dirinya sendiri.

"Awalnya bukan untuk konsumsi publik, aku menulis sebagai bentuk kejujuran ke diri sendiri. Dulu, waktu aku masih kecil dan mencoba bersuara, responsnya justru menyakitkan, jadi ada trauma untuk bercerita," ujarnya. 

Namun, pada akhirnya wanita 32 tahun ini memilih untuk membuka kisahnya pada dunia. 

"Seiring waktu, aku sadar banyak perempuan dan orang tua mengalami hal serupa dan juga merasa sendirian. Dari situ aku merasa, mungkin ceritaku bisa jadi teman buat mereka," Aurelie menambahkan.

Lanjut Baca:

Makna Lagu Scott Street oleh Phoebe Bridgers, Ungkap Kisah Patah Hati dan Nostalgia

Read Entire Article