Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid membuka era baru dengan hasil yang memalukan. Pada laga debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih, Los Blancos tersingkir dari Copa del Rey setelah kalah 2-3 pada laga Albacete vs Madrid, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.
Real Madrid memang dominan dalam penguasaan bola, tetapi permainan mereka tumpul dan rapuh di lini belakang.
Gol dari Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia tak cukup menyelamatkan situasi. Campuran pemain muda akademi dan penggawa utama terlihat canggung sejak awal.
Federico Valverde dan Vinicius Jr mencoba memecah kebuntuan, namun peluang terbuang. Albacete justru tampil disiplin, sabar menunggu celah, dan akhirnya menghukum setiap kesalahan Madrid dengan cara yang sangat kejam.
Pertahanan Madrid Jadi Titik Lemah
Masalah utama Madrid terlihat jelas di sektor pertahanan. Gol pembuka Albacete lewat sundulan Javi Villar dari situasi bola mati menegaskan lemahnya antisipasi. Madrid sempat membalas lewat Mastantuono sebelum jeda, tetapi ketenangan itu tak bertahan lama.
Di babak kedua, kesalahan demi kesalahan muncul. Raul Asencio gagal mengamankan bola di kotak penalti, memberi ruang bagi Jefte Betancor untuk mencetak gol kedua Albacete. Andriy Lunin tak banyak bisa berbuat, sementara koordinasi lini belakang terlihat kacau. Keunggulan kualitas individu Madrid seakan menguap, tergantikan oleh kepanikan yang justru memberi kepercayaan diri lebih besar bagi tuan rumah.
Drama Akhir yang Menyakitkan Los Blancos
Laga berubah jadi drama di menit-menit akhir. Madrid sempat bernapas lega ketika Gonzalo Garcia menyundul bola di menit ke-91 dan menyamakan skor. Momentum seolah berpihak pada tim tamu. Namun harapan itu runtuh hanya berselang beberapa saat.
Betancor kembali jadi mimpi buruk dengan penyelesaian melengkung yang luar biasa untuk memastikan kemenangan Albacete. Gol tersebut memicu keheningan di kubu Madrid. Upaya terakhir Los Blancos tak membuahkan hasil. Kekalahan ini terasa menyakitkan, bukan hanya karena tersingkir, tetapi juga karena terjadi melawan lawan yang secara level seharusnya bisa diatasi dengan lebih meyakinkan.
Arbeola Tertekan, Alonso Malah Disorot Lagi
Hasil ini langsung menempatkan Arbeloa dalam sorotan tajam. Debutnya dinilai jauh dari kata meyakinkan, dengan tim tampil rapuh dan kehilangan arah. Banyak pihak kembali bertanya, apakah benar Xabi Alonso adalah sumber masalah sebelumnya? Nyatanya, pergantian pelatih belum membawa perubahan instan.
Arbeloa sendiri menghadapi tantangan besar untuk membenahi mental dan struktur tim. Kekalahan ini menjadi alarm keras bahwa masalah Madrid lebih dalam dari sekadar sosok pelatih. Dengan musim masih panjang, Arbeloa dituntut segera menemukan solusi agar kegagalan di Copa del Rey tak berlanjut menjadi krisis yang lebih besar.
Lanjut Baca:
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Menjauh di Puncak, Manchester United Terlempar dari 5 Besar

4 days ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476486/original/030489400_1768767314-Senegal_s_Sadio_Mane__center__and_Morocco_s_Neil_Yoni_El_Aynaoui.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399914/original/016768900_1762046895-000_82QL8V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5000534/original/082574100_1731311615-Real_Sociedad_vs_Barcelona_Takefusa_Kubo-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325995/original/067664800_1756072996-AP25236770009173.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475879/original/033699600_1768669300-Chelsea_vs_Brentford.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5296278/original/088895300_1753546932-20250726_Persija_Jakarta_Vs_Arema_FC-15_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475994/original/061072500_1768704714-liverpool_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475841/original/087878400_1768663052-000_932Q8KW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475087/original/034613000_1768549904-000_92VU3BV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364456/original/056540700_1759114295-AP25271625016073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5399835/original/045498200_1762014184-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449627/original/013308900_1766102390-massimiliano_allegri_napoli_milan_ap_altaf_qadri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3407636/original/089109900_1616392147-20210321IQ_Arema_FC_vs_Persikabo_1973_26.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475824/original/018331100_1768660299-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399890/original/092514200_1762039707-Juventus_coach_Allenatore_Luciano_Spalletti_directs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4181490/original/013696200_1664952493-AP22274463657076.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·