Liputan6.com, Jakarta - Influencer Sherly Annavita akhirnya buka suara mengalami rangkaian teror setelah bersuara soal bencana banjir di Pulau Sumatra. Selain makian dan ancaman via pesan langsung atau direct message, rumahnya juga dilempari kantong berisi telur busuk.
Tak henti sampai di situ, mobil Sherly Annavita juga ditandai dengan piloks merah. Menolak diam, pesohor dengan 2 jutaan pengikut di Instagram itu melapor ke Ketua RT dan pihak keamanan kompleks rumah untuk mendapat perlindungan.
Sherly Annavita juga mengunggah video dokumentasi berisi beragam bukti teror. Ini bukan tanpa alasan. Sherly Annavita mengunggah video bukti teror agar tidak dituding hoaks atau menyebarkan drama kebohongan.
“Ini sengaja divideokan dengan dibantu 2 orang sahabat, agar punya dokumentasinya/ tidak dianggap hoax dan agar tidak merasa terintimidasi sendirian. Karena pelaku bisa mengetahui persis identitas adik Sherly yang tinggal bareng Sherly,” tulisnya, pekan ini.
Sherly Annavita menuturkan, pelaku mencetak identitas KTP dalam kertas yang digulung, diberi pita, lalu diduga sengaja ditinggalkan di kediamannya. Mendapat rentetan teror ini, Sherly Annavita syok berat namun tak ingin memperlihatkannya di muka publik.
Dalam video itu, ia memperlihatkan kantong plastik berisi sejumlah telur busuk yang dilemparkan oleh pelaku. Kantong plastik itu kini tergeletak di kursi ruang depan sementara cairan kuning telur menggenang di lantai hingga bermuara ke pintu gerbang rumah.
Tak hanya satu, namun masih banyak daerah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara yang belum sepenuhnya pulih. Pemerintah mengerahkan seluruh Kementerian untuk membantu proses percepatan pemulihan daerah yang terdampak bencan...
Isi Pesan Dibongkar Sherly
Sherly Annavita kemudian membuka sejumlah gulungan kertas yang diikat dengan pita kuning. Sebuah kertas menampilkan “peringatan” keras untuk tuan rumah sembari menyinggung bencana di Aceh.
“Sherly!!! Jangan kau manfaatkan bencana di Aceh untuk mencari popularitas murahan dan untuk menambah cuan huat kamu pribadi. Jangan kamu menggiring opini sesat,” demikian isi pesan tersebut, seperti dilihat Liputan6.com, dalam video unggahan Sherly Annavita.
Tak Ingin Tampak Terpukul
Terang-terangan ia sengaja tidak ingin tampak terpukul, kaget, atau sedih karena ingin membuat para korban intimidasi lainnya menjadi berani sekaligus tidak merasa harus sembunyi sendirian.
Sherly Annavita mengaku lumayan bersiap ketika tahu para influencer atau relawan lain kena teror lebih dulu. Dalam pernyataan sikap yang diunggah di akun Instagram terverifikasi, 30 Desember 2025, ia menguak alasan ketiga yakni agar publik tidak menormalisasi teror.
Teror Terhadap Rakyat Tidak Boleh Dinormalisasi
“Teror terhadap rakyat tidak boleh dinormalisasi apapun alasannya, apalagi teror terhadap perempuan yatim yang hanya tinggal berdua bersama adiknya di perantauan karena Ibunya yang masih harus tinggal dulu di Aceh,” tulis Sherly Annavita.
Hingga Kamis, 1 Januari 2026 siang, unggahan ini disukai hampir 250 ribu orang dan kebanjiran lebih dari 13 ribu komentar. Tak sedikit yang menyemangati dan mendukung Sherly Annavita tetap kuat melawan teror.

2 weeks ago
10
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476428/original/039242600_1768749440-Miss_0.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476420/original/079349500_1768748761-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_19.37.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3018588/original/008255000_1578657461-IMG_20200110_132629.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476249/original/074056300_1768721274-Gigi_Perez_perform_di_atas_panggung__IG_gigi4perez_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5056184/original/008915700_1734509774-Andrew_Susanto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439170/original/011580500_1765351897-WhatsApp_Image_2025-12-10_at_14.22.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476382/original/075734800_1768738348-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_19.01.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2942211/original/004663700_1571314631-WhatsApp_Image_2019-10-17_at_19.13.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476365/original/034456100_1768732998-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_15.59.35.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476345/original/089000700_1768730768-happiest_yahya_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474631/original/041319900_1768498974-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_00.16.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476339/original/034510100_1768729257-Screenshot_2026-01-18_163816.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476284/original/028140900_1768724991-Cover___Lead__18_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476288/original/089608300_1768725077-unnamed-33.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474964/original/099569300_1768545259-Surat_untuk_Masa_Mudaku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390142/original/027974000_1761232668-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_19.52.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·