Terungkap, 31 Persen Orang Indonesia Pilih Curhat ke AI Saat Sedih

2 weeks ago 13
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Siapa menyangka kecerdasan buatan (AI) yang pada umumnya dipakai untuk membantu produktivitas sehari-hari, kini malah menjadi tempat curhat atau curahan hati.

Entah saat sedang merasa sedih, cemas, atau butuh seseorang yang mendengarkan keluh kesah, nyatanya sebagian besar orang Indonesia lebih memilih curhat dengan AI ketimbang dengan teman atau keluarga.

Hal ini terungkap dalam laporan terbaru Kaspersky yang dilakukan pada November 2025. Mengutip laporan tersebut, Minggu (4/1/2026), 31 persen responden di Indonesia mengaku berinteraksi dengan AI ketika sedang tidak bahagia.

Angka ini terhitung lebih tinggi dibanding rata-rata global berada di 29 persen. Disebutkan, fenomena ini paling terasa di kalangan Generasi Z (Gen Z) dan milenial.

Ada 35 persen responden usia muda memilih AI sebagai tempat curhat saat emosi sedang tidak stabil. Sebaliknya, hanya 19 persen responden berusia 55 tahun ke atas melakukan hal serupa.

Selama ini AI lebih dikenal sebagai alat bantu praktis. Survei sama juga mengungkap, 74 persen responden global berencana memakai AI secara intensif selama musim liburan 2025 hingga awal 2026.

Data mencatat, sebanyak 56 persen pengguna memakai AI untuk mencari resep makanan. Selanjutnya, sekitar 54 persen pakai teknologi ini untuk mecari restoran dan akomodasi.

Karena masih tema liburan akhir tahun, 50 persen pengguna juga memakai AI untuk mendapatkan ide hadiah dan dekorasi, dan 50 persen lainnya untuk membuat rencana waktu luang saat liburan tiba.

Risiko di Balik Curhat ke AI

 Chatbot AI Canggih Pengganti Bard, Kini Tersedia di Android dan iOS! (Liputan6.com/ Yuslianson)

Di sisi lain, Kaspersky mengingatkan percakapan emosional tetap merupakan data. Sebagian besar chatbot dimiliki perusahaan komersial, dan masing-masing memiliki kebijakan pengumpulan informasi sendiri.

Vladislav Tushkanov, Manager Group di Kaspersky AI Technology Research Center, mengingatkan pengguna untuk tetap waspada.

"Seiring dengan pesatnya perkembangan model LLM, potensi mereka untuk terlibat dalam dialog bermakna dengan pengguna juga meningkat," kata Vladislav.

"Penting untuk diingat mereka belajar memberikan jawaban dari data, sebagian besar bersumber dari Internet, artinya mereka rentan untuk mengulang kesalahan dan bias dari teks digunakan untuk pelatihan," 

Ia menambahkan, pengguna perlu bersikap kritis saat menerima saran dari AI dan menghindari berbagi informasi secara berlebihan.

Kiat Keamanan untuk Tingkatkan Privasi Data:

OpenAI launched ChatGPT 5.2 as a 'code red' response to competitors, bringing significant improvements in intelligence, professional capabilities, and visual understanding. What are its advantages?

Berikut beberapa kiat keamanan yang dapat membantu meningkatkan privasi data:

1. Sebelum memulai percakapan apa pun, tinjau kebijakan privasi alat AI Anda gunakan. Beberapa penyedia AI mungkin menggunakan percakapan emosional Anda untuk menyimpulkan informasi tentang Anda, yang dapat digunakan untuk iklan bertarget atau dijual kepada perusahaan pemasaran pihak ketiga.

Periksa apakah Anda dapat memilih untuk tidak menggunakan obrolan Anda untuk tujuan seperti pelatihan model atau pemasaran untuk meminimalkan jumlah data yang dikumpulkan.

2. Cobalah untuk menghindari berbagi informasi yang sangat pribadi, identitas, atau keuangan dengan chatbot AI. Perlakukan pesan Anda seperti halnya unggahan media sosial publik – jangan pernah menganggap kerahasiaan mutlak.

3. Gunakan layanan AI dari perusahaan terkemuka dengan rekam jejak privasi dan keamanan yang kuat. Hindari menggunakan bot anonim atau tidak dikenal mungkin dirancang untuk mengumpulkan data.

Bot AI berbahaya atau palsu mungkin mencoba mengekstrak informasi pribadi untuk melakukan penipuan, phishing, atau pemerasan. Untuk melindungi data Anda, gunakan solusi keamanan yang mencegah mengklik tautan yang tidak dapat diandalkan.

Servei ini menunjukkan perubahan bagaimana manusia menghadapi kesedihan. Bagi sebagian orang, AI menjadi tempat pertama untuk berbicara saat hati terasa berat.

Read Entire Article