Proyek Rahasia OpenAI dan Mantan Bos Desain Apple Jony Ive Mulai Terungkap, Ternyata Bukan Smartphone

2 weeks ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Kolaborasi OpenAI dengan mantan bos desain Apple, Jony Ive, kembali mencuri perhatian. Setelah satu tahun tanpa kabar, proyek rahasia perangkat AI mereka mulai menunjukkan wujudnya. 

Kerja sama keduanya pertama kali diumumkan pada September 2024. Saat itu, OpenAI dan Ive berjanji menghadirkan perangkat kecerdasan buatan baru.

Namun, perjalanan proyek mereka tidak berjalan mulus. OpenAI dan Ive mengakui sempat menghadapi berbagai masalah teknis. Akibat bal tersebut, peluncuran perangkat mereka harus ditunda hingga 2026.

Memasuki tahun dijanjikan, tabir misteri apa perangkat pertama besutan OpenAI dan Jony Ive pun mulai terungkap secara sedikit demi sedikit.

Walau awalnya banyak pihak memprediksi mantan bos desain Apple dan OpenAI ini akan merilis smartphone berbasis AI pertama, nyatanya produk pertama mereka jauh dari perkiraan.

Mengutip GSM Arena, Sabtu (3/1/2026), rumor terbaru mengatakan raksasa AI dan Jony Ive bakal meluncurkan sebuah pena.

Bukan sembarang pena, ini adalah pulpen pertama di dunia yang dilengkapi dengan kemampuan AI. Pena tersebut tidak berdiri sendiri.

Raksasa AI tersebut menyebutkan, perangkat ini akan menjadi pendamping laptop dan smartphone. Artinya, pena AI ini dirancang untuk melengkapi ekosistem digital yang sudah dipakai pengguna sehari-hari.

Dari sisi produksi, pulpen AI ini kabarnya akan diproduksi oleh Foxconn, kemungkinan besar di Vietnam. Sebelumnya, OpenAI dan Jony Ive sempat menunjuk Luxshare, namun memilih untuk memindahkan produksi ke luar China.

Diyakini, keputusan ini diambil berkaitan dengan strategi rantai pasok dan pertimbangan geopolitik, kini semakin memengaruhi industri teknologi digital.

Menariknya, konsep perangkat ketiga seperti pena AI bukan hal baru. Sejumlah perusahaan teknologi pernah mencoba menghadirkan perangkat serupa.

Sayangnya, produk seperti pin AI dan lainnya gagal memuat perangkat tersebut benar-benar relevan dalam kehidupan sehari-hari pengguna.

Selain pena AI ini, perusahaan juga disebut sedang mengerjakan dua produk lagi. Adapun salah satu produk yang sedang dikembangkan adalah perangkat audio yang dapat dibawa-bawa untuk bepergian. 

Jika bocoran ini akurat, tahun 2026 berpotensi menjadi momen penting bagi OpenAI, karena perusahaan akan menjadi pemain baru di ranah perangkat konsumen dengan identitas desain kuat.

Alasan Proyek Rahasia OpenAI dan Jony Ive Tersendat

OpenAI CEO Sam Altman declared 'Code Red' in December 2025, following stiff competition from Google Gemini 3. Here are the full details!

Lebih lanjut, proyek OpenAI bersama dengan mantan bos desain Apple, Jony Ive, dikabarkan sedang tersandung beberapa masalah serius.

Dilansir Financial Times, Senin (6/10/2025), kemitraan ambisius OpenAI dan Jony Ivemenghadapi sejumlah beberapa "masalah teknis".

Akibatnya, peluncuran perangkat AI yang belum diketahui bentuk dan fiturnya ini harus ditunda hingga sekitar tahun 2026.

Sumber dekat dengan proyek itu menyebut, tim masih mengalami kesulitan untuk menyempurnakan cara agar perangkat AI itu bisa memahami suara dan perilaku pengguna.

Padahal, ini merupakan fitur utama dan andalan dari perangkat AI buatan OpenAI dan Ive untuk memberikan pengalaman interaksi lebih personal.

Perangkat yang belum memiliki nama ini digambarkan secara internal sebagai "teman digital dalam bentuk komputer yang bukan pacar AI Anda yang aneh".

Dibalik visi futuristik itu, tim pengembang juga hingga saat ini masih mencari solusi untuk tantangan privasi. Salah satu kekhawatiran utama terkait masalah privasi karena perangkat ini selalu mendengarkan pengguna.

Sam Altman: Bentuknya Kecil hingga Bisa Masuk ke Saku

 OpenAI)

Selain kendala teknis dan privasi, sumber Financial Times juga menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk pengembangan ini sangat besar.

Ia menyebutkan, produksi massal perangkat AI seperti ini membutuhkan daya komputasi sangat tinggi, dan membebani anggaran proyek.

Sam Altman, CEO OpenAI, sempat memberikan beberapa petunjuk tentang perangkat AI ini kepada karyawan.

Ia menyebutkan, perangkat AI ini akan memiliki ukuran kecil sehingga bisa masuk ke saku, peka terhadap lingkungan, dan tidak ada layar.

Meski informasi detail perangkat AI ini masih samar, Sam dan Jony mengadang-gadang gadget buatan mereka ini akan menjadi inovasi baru di era AI, menandai babak baru tentang hubungan manusia dengan teknologi.

OpenAI Beli Perusahaan Eks Desainer Apple Jony Ive

Ilustrasi OpenAI dan jawaban dari ChatGPT. (AP Photo/Michael Dwyer, File)

sisi lain, OpenAI resmi mengakuisisi perusahaan rintisan milik mantan kepala desain Apple, Jony Ive, dalam kesepakatan bernilai hampir USD 6,5 miliar atau sekitar Rp 104 triliun.

Perusahaan tersebut adalah io, startup bergerak di bidang hardware dan manufaktur, didirikan Ive setelah dia hengkang dari Apple.

Meski telah diakuisisi, Jony Ive dan firma desainnya, LoveFrom, akan tetap beroperasi secara independen dan tidak bergabung langsung ke dalam struktur OpenAI.

Namun demikian, dalam kesepakatan itu, LoveFrom akan bertanggung jawab atas desain seluruh produk OpenAI, termasuk perangkat keras dan perangkat lunaknya.

CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut perangkat yang sedang dikembangkan bersama Jony Ive bukanlah pengganti smartphone, melainkan bentuk teknologi benar-benar baru.

"Seperti halnya telepon pintar tidak menggantikan laptop, saya rasa hal pertama yang kami lakukan tidak akan menggantikan telepon pintar," mengutip kata CEO OpenAI tersebut kepada Bloomberg, Kamis (22/5/2025).

Read Entire Article