Menyelami Duka Lirik, Lagu Last Child dengan Makna Mendalam di Baliknya

3 weeks ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Musik kerap menjadi ruang aman bagi banyak orang untuk mengekspresikan rasa kehilangan, kecewa, dan luka batin. Dalam dunia musik Indonesia, Last Child dikenal sebagai band yang konsisten menghadirkan karya-karya emosional yang dekat dengan realitas kehidupan pendengarnya. Salah satu lagu mereka yang paling membekas adalah Duka.

Lagu Duka bukan sekadar lagu patah hati biasa. Melalui lirik yang puitis dan nada yang melankolis, Last Child berhasil merangkum perasaan seseorang yang terjebak dalam kesedihan mendalam akibat perpisahan cinta. Lagu ini seolah menjadi teman setia bagi mereka yang belum mampu move on.

Tak heran jika hingga kini Duka lirik masih sering diputar, dinyanyikan ulang, dan dibagikan di berbagai media sosial. Lagu ini membuktikan bahwa rasa kehilangan adalah pengalaman universal yang selalu relevan lintas waktu. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (24/12/2025).

Duka Lirik - Last Child

Kau membunuhku dengan kepedihan ini

Kau hempaskanku kedalam retaknya hati

Hingga air mata tak mampu

Tuk melukiskan perih

Yang kau ukir dalam hati ini

Kau hancurkan diriku saat engkau pergi

Setelah kau patahkan sayap ini

Hingga ku takkan bisa

Tuk terbang tinggi lagi

Dan mencari bintang

Yang dapat menggantikanmu

Sampai kini masih kucoba

Tuk terjaga dari mimpiku

Yang buatku tak sadar

Bahwa kau bukan lagi milikku

Walau hati tak akan pernah

Dapat melupakan dirimu

Dan tiap tetes air mata

Yang jatuh kuatkan rinduku

Pada indah bayangmu canda tawamu

Pada indahnya duka dalam kenangan kita

Makna di Balik Lirik Lagu Duka

Secara garis besar, lagu "Duka" menceritakan tentang penderitaan seseorang karena sulit untuk beranjak atau move on dari cinta terbaiknya. Ini adalah kisah tentang cinta yang selalu dijaga dan digadang-gadang menjadi cinta sejati, namun berakhir dengan kekecewaan yang mendalam. Ditinggalkan oleh orang yang paling dicintai mampu membuat seseorang terpuruk sedalam-dalamnya.

1. Kehancuran dan Rasa Perih yang Tak Terlukiskan

Pada bait pertama, kita diajak merasakan kehancuran total. Penggalan lirik "Kau membunuhku dengan kepedihan ini" menggambarkan betapa rasa sakit tersebut terasa begitu mematikan bagi semangat hidup seseorang. Rasa perih yang diukir di hati digambarkan begitu hebat hingga air mata pun tak lagi cukup untuk mewakili rasa sakit tersebut.

2. Harapan yang Patah (Metafora Sayap dan Bintang)

Lagu ini menggunakan kiasan yang sangat indah namun menyakitkan. Tokoh utama diibaratkan sebagai makhluk yang memiliki sayap, dan pasangannya adalah alasan ia bisa terbang tinggi. Saat pasangan itu pergi, ia merasa "sayapnya dipatahkan". Dalam konteks ini, sayap adalah harapan untuk hidup bahagia, sedangkan bintang adalah cinta yang baru. Karena sayapnya patah, ia merasa tidak akan mampu lagi mencari "bintang" atau cinta yang lain untuk menggantikan posisi sang mantan.

3. Penolakan terhadap Kenyataan

Bagian reff lagu ini menyoroti fase penyangkalan (denial). Seseorang yang terlalu mencintai sering kali menanamkan mimpi yang sangat dalam, seperti impian bersanding di pelaminan. Ketika kenyataan berkata lain, ia merasa terjebak dalam mimpi dan sulit untuk sadar bahwa sosok tersebut bukan lagi miliknya. "Duka" dalam lagu ini adalah rasa sakit akibat ketidakmampuan hati menerima kenyataan pahit.

4. Meromantisasi Kenangan

Menariknya, lagu ini menyebutkan istilah "indahnya duka". Ini merujuk pada kondisi di mana seseorang masih merindukan bayang-bayang, canda, dan tawa sang mantan meskipun hal itu menyakitkan. Kenangan tersebut menciptakan duka yang "indah" karena hanya itulah yang tersisa untuk dimiliki. Meskipun perpisahan dilakukan demi kebaikan bersama, lubang di hati tetap akan ada.

Profil Band Last Child: Bertahan dengan Karya dan Ketulusan

Last Child bukanlah nama baru di industri musik Indonesia. Band ini dibentuk pada tanggal 11 Januari 2006 di Jakarta Timur. Awalnya, band ini digawangi oleh trio Virgoun (vokal & gitar), Dimas (bass & vokal), dan Ari (drum). Nama "Last Child" dipilih karena ketiga personel awalnya merupakan anak terkecil atau anak bungsu di keluarga masing-masing.

Perjalanan mereka tidaklah instan. Mereka sempat gagal saat mengikuti audisi untuk acara pentas seni SMA. Namun, kegagalan itulah yang memicu semangat mereka untuk serius menekuni musik dengan pengaruh genre emo, punk, pop, dan post-punk. Mereka mulai mematangkan diri dari panggung ke panggung hingga akhirnya memiliki basis massa penggemar fanatik yang disebut Last Friends.

Beberapa poin penting perjalanan Last Child:

  • 2007: Merilis mini album "Grow Up" secara swadaya.
  • 2008: Merilis album "Everything We Are Everything" di bawah Fake Records yang melahirkan hits seperti "Diary Depresiku" dan "Pedih".
  • 2017: Lagu "Duka" masuk dalam album "Kisah Cinta untuk Starla".
  • Eksistensi: Hingga kini, Last Child tetap bertahan di industri musik. Menurut Kunto Wibisono dalam buku Ngeband Yuk, band dapat bertahan karena kualitas musik yang baik, lagu yang enak didengar, dan faktor keberuntungan.

Last Child membuktikan bahwa kerasnya hidup dan kegagalan di masa lalu tidak seharusnya mematahkan asa untuk terus berkarya. Pada Agustus 2024 lalu, mereka bahkan sukses menggelar konser tunggal perdana bertajuk "Diary of Last Child" sebagai bentuk perayaan koneksi emosional dengan para penggemar mereka.

FAQ Seputar Lagu-Lagu Last Child

1. Kapan lagu "Duka" pertama kali dirilis?

Lagu "Duka" dirilis secara resmi di kanal YouTube Last Child pada 25 September 2016 dan masuk dalam album "Kisah Cinta untuk Starla" pada tahun 2017.

2. Siapa pencipta lagu-lagu hits Last Child seperti "Duka" dan "Diary Depresiku"?

Hampir seluruh lagu hits Last Child diciptakan oleh sang vokalis, Virgoun, yang dikenal piawai dalam merangkai lirik-l...

Read Entire Article