Mentan akan Sulap Lahan Sitaan Sawit Terbengkalai Jadi Sentra Kedelai

1 month ago 15
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman mengungkap rencana baru pemerintah untuk memperluas produksi kedelai nasional. Ia mengungkapkan, eks lahan sawit yang telah disita negara akan disiapkan menjadi area tanam komoditas strategis tersebut.

"Kita mau tanam kedelai 1 juta hektare ke depan secara bertahap. Tadi ini rapat jam 6 subuh, jam 5 lewat sudah ada tim," kata Amran kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/11/2025).

Ia menuturkan, pemerintah tidak hanya mengandalkan lahan pertanian yang sudah ada untuk mengembangkan perkebunan kedelai. Namun, pemerintah justru menyiapkan lahan baru, termasuk lahan-lahan yang sebelumnya masuk kawasan perkebunan sawit, yang telah disita negara dan belum pernah ditanami.

"Jadi lahan baru, lahan eks yang disita tetapi belum ada sawitnya kita tanami, rencana tanami kedelai," ujarnya.

Amran menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya menekan impor dan memperkuat kemandirian pangan, khususnya untuk komoditas kedelai yang selama ini masih sangat bergantung pada pasokan impor.

Pemerintah telah menyerahkan 833.413,46 hektare lahan sawit kepada PT Agrinas Nusantara Palma (Persero). Lahan itu merupakan hasil dari penertiban lahan ilegal oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Kejaksaan Agung.

Namun dari ratusan ribu lahan yang diserahkan ternyata masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk agar kembali produktif. Menurut Manager Sekretariat PT Agrinas Palma Nusantara, Akbar Mulia, 50% lahan yang diterima itu berada dalam kondisi rusak berat.

"Berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang sudah dilakukan 50% itu kondisi rusak berat, kemudian 30% rusak sedang, dan 20% rusak ringan," kata Akbar, kepada wartawan, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

(hoi/hoi)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article