Komdigi Siagakan Posko Telekomunikasi Nataru 2025–2026, Antisipasi Lonjakan Trafik dan Cuaca Ekstrem

1 month ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar apel bersama terkait penyediaan Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025–2026) sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran konektivitas nasional selama periode tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan dihadiri jajaran pimpinan Komdigi, termasuk Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayantoni, serta perwakilan operator seluler nasional.

Pelaksanaan apel ini sekaligus menjadi titik penguatan koordinasi kesiapan pemerintah dan operator dalam menghadapi potensi peningkatan tajam trafik selama periode libur Natal dan Tahun Baru, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat untuk berwisata maupun mudik.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, mengungkapkan bahwa peningkatan trafik telekomunikasi selama periode Natal dan Tahun Baru diprediksi mencapai sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa.

“Untuk mengantisipasi kenaikan trafik tersebut, Komdigi bersama operator seluler telah melakukan berbagai langkah mitigasi, mulai dari optimalisasi jaringan di point of interest (POI), hingga penyiapan infrastruktur tambahan di jalur-jalur strategis,” ujar Wayan.

Ia menjelaskan, operator seluler telah meningkatkan kapasitas jaringan di sejumlah lokasi prioritas, termasuk kawasan wisata, pusat transportasi, dan jalur tol utama. Selain itu, operator juga menyiapkan Mobile BTS di sepanjang jalur mudik dan titik-titik strategis untuk menjaga kualitas sinyal tetap stabil.

Selain penguatan jaringan, Komdigi juga membentuk Satuan Tugas Posko Bersama yang tersebar di 255 titik di seluruh Indonesia. Posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan kualitas layanan telekomunikasi sekaligus menjaga keamanan spektrum frekuensi radio selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Pemantauan kualitas layanan dan spektrum frekuensi radio dilakukan melalui 35 UPT Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio yang mulai beroperasi sejak 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026,” Wayan menjelaskan.

Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan spektrum frekuensi tetap aman dari gangguan, terutama pada masa libur panjang yang ditandai dengan tingginya aktivitas komunikasi masyarakat.

Komdigi Siagakan Posko Telekomunikasi di Titik Lokasi Strategis

Wayan menambahkan, posko siaga tersebut ditempatkan di berbagai lokasi strategis, antara lain, pusat transportasi seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak Banten, Rest Area KM 57, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan Pelabuhan Tanjung Pinang di Kabupaten Bintan. Sementara di sektor pariwisata, posko ditempatkan di Pantai Kuta Bali, Art Center Ratipau Toraja, dan Manado Town Square.

“Posko milik operator seluler juga melayani fungsi sales dan customer service, berperan untuk memastikan komunikasi transportasi berjalan aman serta mendukung penyampaian informasi darurat kepada masyarakat,” ia menjelaskan.

Dalam mendukung aspek keselamatan, Komdigi turut mengaktifkan early warning system melalui layanan SMS Blast untuk penyampaian informasi bencana dan keselamatan lalu lintas. Komdigi juga bekerja sama dengan Korlantas Polri dalam penyebaran informasi darurat di jalan tol dan jalur rawan kecelakaan.

“Sebanyak 78 titik lokasi rawan kecelakaan terus kami pantau melalui SMS Blast. Selain itu, layanan darurat call center 112 juga disiagakan di DKI Jakarta dan 179 kabupaten/kota selama libur Nataru,” ujarnya.

Sementara itu, Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa kesiapan layanan telekomunikasi merupakan bagian dari komitmen negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang mengusung tema Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.

“Memberikan layanan terbaik dari sisi konektivitas adalah salah satu bentuk bela negara. Oleh karena itu, sangat tepat apel kesiapsiagaan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara,” ujar Meutya.

Komdigi Apresiasi Operator, Pemulihan BTS di Aceh Terus Dikebut

Dalam kesempatan tersebut, Meutya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh operator seluler atas percepatan pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menyebutkan, tingkat on air BTS di Sumatera Barat telah mencapai 98–99 persen, sementara di Sumatera Utara berada di kisaran 97–98 persen. Adapun di Aceh, Meutya mencatat adanya peningkatan signifikan dalam waktu singkat.

“Dalam satu hari terakhir, on air BTS di Aceh meningkat dari sekitar 50 persen menjadi 73,5 persen. Ini menunjukkan kerja keras bersama antara pemerintah dan operator,” katanya.

Meski demikian, Meutya menegaskan bahwa target pemulihan tetap 100 persen, terutama di wilayah-wilayah yang masih menghadapi kendala berat seperti Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues.

“Target kita tetap pemulihan penuh. Masih ada beberapa daerah yang perlu perhatian khusus dan harus segera ditangani agar konektivitas masyarakat kembali normal,” ujarnya.

Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, Meutya juga mengingatkan operator untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem, menyusul peringatan dari BMKG terkait kemungkinan curah hujan tinggi di sejumlah wilayah.

“Kami meminta operator memprioritaskan ketahanan energi, termasuk penyediaan power backup, genset, dan baterai cadangan dalam kapasitas penuh, terutama di daerah-daerah kritis sebagai langkah mitigasi,” ujarnya.

Kendala Listrik dan Fiber Optik Hambat Pemulihan Jaringan di Aceh

Di sisi lain, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengungkapkan bahwa tantangan pemulihan jaringan di Aceh masih cukup kompleks, terutama akibat kerusakan infrastruktur listrik dan jalur fiber optik pasca bencana.

“Banyak jaringan listrik, termasuk sutet, yang belum dapat beroperasi normal. Selain itu, akses transportasi dan fiber optik juga mengalami gangguan. Namun kami mengerahkan seluruh sumber daya nasional, tidak hanya dari Sumatera, untuk mempercepat pemulihan jaringan secara paralel,” ujarnya.

Ia memastikan kapasitas jaringan terus diperbesar untuk menghadapi lonjakan trafik selama mudik dan perayaan Natal serta Tahun Baru.

Dengan penguatan jaringan, pembentukan ratusan posko siaga, serta koordinasi lintas sektor, Komdigi optimistis kualitas layanan telekomunikasi nasional dapat tetap terjaga selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Infografis Journal_Fakta Tren Istilah Healing Bagi Pengguna Media Sosial (Liputan6.com/Abdillah)