Fenomena mankeeping yang makin populer.(Freepik)
ISTILAH mankeeping semakin ramai dibicarakan dalam dinamika hubungan modern. Fenomena ini menggambarkan kondisi ketika seorang perempuan, sering tanpa sadar, mengambil peran sebagai pengurus, atau bahkan “orang tua”, bagi pasangannya yang sudah dewasa.
Meski kerap disalahartikan sebagai bukti cinta atau perhatian, mankeeping sebenarnya merupakan pola hubungan yang tidak sehat. Pola ini membebani perempuan dengan pekerjaan emosional dan domestik yang berlebihan, sehingga menciptakan ketimpangan dalam hubungan.
Apa Itu Mankeeping? Pengertian dan Ciri-Ciri Utama
Mankeeping terjadi ketika perempuan merasa bertanggung jawab penuh terhadap tugas yang seharusnya menjadi tanggung jawab pribadi atau bersama dengan pasangannya. Beberapa ciri umum mankeeping antara lain:
- Pengorganisasian total
- Perempuan mengurus jadwal, janji, hingga memastikan pasangan makan tepat waktu, mirip seperti mengurus anak.
- Pemecahan masalah dasar
- Menyelesaikan masalah yang sebenarnya bisa diurus sendiri oleh pasangan, misalnya membereskan kekacauan atau mencatat kebutuhan sehari-hari.
- Beban emosional berlebihan
- Perempuan menjadi pihak utama yang mengelola emosi, dinamika hubungan, hingga perencanaan jangka panjang.
- Menjaga citra pasangan
- Menutupi kekurangan atau ketidakmampuan pasangan di depan orang lain demi mempertahankan citra sebagai pria dewasa dan kompeten.
Dampak Negatif Mankeeping terhadap Perempuan
Walau dilakukan dengan niat baik, mankeeping dapat memberikan dampak serius pada kesehatan mental dan dinamika hubungan:
1. Kelelahan emosional
Peran ganda sebagai pasangan sekaligus pengasuh menimbulkan stres dan kelelahan kronis.
2. Ketidakseimbangan kekuatan dalam hubungan
Perempuan perlahan merasa lebih seperti “orang tua” daripada mitra yang setara.
3. Kehilangan jati diri
Terlalu fokus pada kebutuhan pasangan membuat perempuan mengabaikan kebutuhan, ambisi, dan perkembangan diri sendiri.
4. Munculnya resentimen
Dalam jangka panjang, rasa lelah dan kurang dihargai dapat berkembang menjadi kebencian yang merusak hubungan.
Cara Menghentikan Siklus Mankeeping
Mengutip cosmopolitan.com, sejumlah ahli hubungan merekomendasikan langkah-langkah proaktif bagi kedua pihak:
Untuk perempuan:
- Menetapkan batasan yang jelas.
- Menolak mengambil alih tanggung jawab yang bukan miliknya.
- Membiarkan pasangan menghadapi konsekuensi alami dari kelalaiannya sendiri.
Untuk pasangan:
- Mengakui pola mankeeping dan berkomitmen mengambil alih tanggung jawab pribadi.
- Berkontribusi secara setara dalam urusan rumah tangga dan perencanaan hidup.
- Melakukan komunikasi terbuka mengenai pembagian beban emosional dan domestik.
- Langkah-langkah tersebut dapat membantu menciptakan hubungan yang lebih sehat, setara, dan saling menghargai. (magdalene.co, cantika.com, cosmopolitan.com, vogue.com/Z-10)

1 month ago
10





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418879/original/056478600_1763631339-realme_c85_series.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876580/original/060174300_1719475554-WhatsApp_Image_2024-06-27_at_14.43.12_5b0bb18e.jpg)
English (US) ·