Liputan6.com, Jakarta - Kabar buruk bagi banyak gamer atau pemilik PC di dunia, termasuk Indonesia. Dua raksasa produsen GPU, Nvidia dan AMD. dikabarkan akan menaikkan harga kartu grafis mereka.
Mengutip laporan Newsis, Minggu (4/1/2026), Nvidia dan AMD berencana untuk menaikkan harga GPU mereka secara signifikan sepanjang 2026.
Keputusan kedua produsen utama GPU untuk perangkat gaming dan profesional tersebut menaikkan harga GPU ini dipicu melonjaknya biaya memori di pasaran saat ini.
Kondisi tersebut berimbas membuat biaya produksi hardware PC, terutama GPU untuk PC gaming dan profesional ikutan meroket harganya.
Peningkatan biaya ini disebabkan oleh pembangunan pusat data AI yang tersebar luas, yang mengakibatkan permintaan besar untuk komponen tersebut.
Laporan itu menyebutkan, AMD akan menyesuaikan harga produk mereka mulai Januari 2026. Sementara untuk Nvidia, perusahaan menyusul di Februari. Kedua perusahaan akan terus menaikkan harga hardware mereka secara bertahap sepanjang tahun ini.
Seri GPU terbaru diprediksi paling terdampak. Di Nvidia, lini RTX 5090 yang dirilis dengan harga USD 1.999 kemungkinan naik menjadi USD 5.000 tahun ini. Bila kabar ini benar, maka harga RTX 5090 berpotensi naik 2x lipat.
Alasan kenaikan harga GPU ini sudah sangat jelas. Selain biaya produksi yang semakin mahal, permintaan yang melebihi kemampuan produksi. Ketimpangan tersebut membuat produsen memiliki ruang untuk menaikkan harga jauh lebih tinggi.
Beberapa waktu lalu, CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan generasi AI selanjutnya akan membutuhkan "100 kali lebih banyak daya komputasi" daripada model lebih lama.
Bagi banyak gamer PC, situasi ini akan menjadi dilema. Upgrade PC di 2026 berpotensi menguras dompet. Di sisi lain, menunda pembelian berarti harus bersabar dengan performa perangkat lama di tengah tuntutan game semakin berat.
Jadi, apakah kamu lebih memilih beli atau upgrade GPU sekarang dengan harga tinggi, atau menunggu hingga pasar kembali stabil. Walau memang belum ada jaminan kapan harga GPU akan benar-benar turun.
Lonjakan Permintaan AI Picu Krisis Chip Global
Gelombang investasi global pada infrastruktur kecerdasan buatan (AI) memicu kemacetan pasokan komponen elektronik, mulai dari chip, memori, hingga perangkat penyimpanan. Sejumlah analis memperingatkan situasi ini dapat berujung pada kenaikan harga berbagai perangkat konsumen, termasuk HP.
Pusat data AI, tempat raksasa teknologi global menghabiskan ratusan miliar dolar, membutuhkan chip dari pemasok seperti Nvidia yang mengandalkan banyak komponen dan perusahaan berbeda untuk membuat unit pemrosesan grafis yang didambakan.
Namun, rantai pasok tak mampu mengejar lonjakan permintaan, membuat sejumlah komponen mengalami kelangkaan dan lonjakan harga.
Banyak bagian dari rantai pasokan tidak dapat memenuhi permintaan, dan hal ini memperlambat kinerja komponen-komponen penting untuk beberapa produk elektronik konsumen terpopuler di dunia.
Harga komponen-komponen tersebut melonjak tajam, mengancam kenaikan harga produk konsumen, dan bahkan dapat menyebabkan kelangkaan beberapa perangkat.
“Kami melihat peningkatan pesat permintaan AI di pusat data yang memicu kemacetan di banyak area,” ujar Peter Hanbury dari perusahaan konsultan Bain & Company kepada CNBC, sebagaimana dikutip, Kamis (4/12/2025).
Di Mana Titik Macetnya?
Peringatan paling tegas datang dari CEO Alibaba, Eddie Wu. Ia menegaskan perusahaannya sedang membangun infrastruktur AI dan mendesain chip sendiri. Minggu lalu terdapat kekurangan di antara produsen semikonduktor, chip memori, dan perangkat penyimpanan seperti hard disk drive (HDD).
“Ada situasi kekurangan pasokan, hal ini akan menjadi hambatan yang relatif besar,” ungkap Wu.
Hanbury turut mengatakan ketika kapasitas HDD tak lagi mencukupi kebutuhan pusat data, perusahaan seperti Google dan Microsoft mulai mengalihkan penggunaan ke solid state drive (SSD). Namun, SSD merupakan komponen penting bagi berbagai perangkat konsumen, termasuk laptop dan smartphone.
Situsi serupa terjadi pada chip jenis dynamic random access memory (DRAM). Nvidia menggunakan high bandwidth memory (HBM), yang merupakan tumpukan beberapa chip DRAM. Tingginya permintaan HBM mendorong produsen memprioritaskan chip tersebut, sehingga memengaruhi suplai DRAM standar untuk pasar elektronik konsumen.
Harga memori melonjak akibat tingginya permintaan dan kurangnya pasokan. Counterpoint Reseacrh memperkirakan harga memori akan naik 30% pada kuartal keempat tahun ini dan 20% lagi pada awal 2026.
Ketidakseimbangan kecil dalam penawaran dan permintaan pun dapat berdampak besar pada harga memori. Karena tingginya permintaan HBM dan GPU, produsen chipmemprioritaskan produk-produk ini daripada jenis semikonduktor lainnya.
“DRAM jelas merupakan hambatan karena investasi AI terus memenuhi ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan, dengan harga HBM untuk AI diprioritaskan oleh produsen chip,” ujar Direktur Riset di Counterpoint Research, MS Hwang,
Mengapa Krisis Ini Terjadi?
Peningkatan kapasitas produksi chip membutuhkan investasi besar dan waktu panjang. Industri semikonduktor dikenal berhati-hati sehingga banyak produsen enggan menambah kapasitas sesuai proyeksi permintaan pelanggan.
Peyebab dari kekurangan ini didorong peningkatan pesat permintaan chip pusat data. Pemasok khawatir pasar terlalu optimis dan mereka tidak ingin membangun kapasitas yang sangat mahal secara berlebihan.
Saat ini, para pemasok perlu menambah kapasitas dengan cepat, tetapi seperti yang kita ketahui, dibutuhkan waktu 2-3 tahun untuk menambah pabrik manufaktur semikonduktor.
Sebagai pemasok utama chip untuk pusat data AI, Nvidia menjadi pemain paling berpengaruh dalam krisis ini. Sebagai contoh, mereka adalah pelanggan besar memori bandwidth tinggi. Produk-produknya diproduksi oleh TSCM, yang juga memiliki pelanggan besar lainnya seperti Apple.
Namun, para analis berfokus pada perubahan yang dilakukan Nvidia pada produk-produk yang berpotensi menambah tekanan besar pada rantai pasokan elektronik konsumen.
Raksasa AS ini semakin beralih ke penggunaan jenis memori dalam produk-produknya yang disebut Low Power Double Data Rate (LPDDR). Memori ini dinilai lebih hemat daya dibandingkan memori Double Data Rate sebelumnya.
Masalahnya, Nvidia semakin banyak menggunakan memori LPDDR generasi terbaru, yang juga digunakan oleh produsen elektronik konsumen kelas atas seperti Samsung dan Apple.
“Kami juga melihat risiko yang lebih besar di masa depan dengan memori canggih karena peralihan terbaru Nvidia ke LPDDR berarti mereka menjadi pelanggan dalam skala produsen ponsel pintar besar, pergeseran seismik untuk rantai pasokan yang tidak dapat dengan mudah menyerap skala permintaan ini,” ujar Hwang.

2 weeks ago
11
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476422/original/056804200_1768748790-Alter_Ego_Menangkan_Derbi_Indonesia_di_M7_MLBB_Lawan_Onic_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466750/original/002768900_1767853711-OpenAI_Rilis_ChatGPT_Health_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475769/original/060517500_1768648394-5_Fitur_Spotify_yang_Jadi_Alasan_Banyak_Pengguna_Enggan_Pindah_ke_Aplikasi_Lain.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5376982/original/062419800_1760070989-iPhone_17_Pro_Series_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1305596/original/086117500_1470137056-linkedin-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2380530/original/029429100_1539233326-logo_Xiaomi_Agustin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460907/original/041515600_1767326098-Jadwal_M7_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408540/original/092632300_1762822649-Honor_X70__Gizmochina_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475823/original/048851800_1768660252-Onic_Lolos_Knockout_Stage_M7__Team_Falcons_Tersingkir_Usai_Duel_Panas_Bo3.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475774/original/076652300_1768649234-pipit_image_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352041/original/048616800_1758091081-Xiaomi_17_Pro_Max_Mirip_iPhone_17_Pro_Max_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475522/original/000416200_1768625312-Civilization_VII_Arcade_Edition_01.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475476/original/001070400_1768620920-Oppo_Reno15_Series_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368344/original/032314400_1759374030-M7_World_Championship_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4595131/original/089153000_1696226192-trac-vu-Yut0WQE3jzs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475304/original/095087700_1768564600-Numofest.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3150608/original/034688400_1591913197-ps5-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475181/original/039823200_1768554526-Biwin_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474494/original/020251900_1768479329-Hands-on_Experience_Redmi_Note_15_Pro__5G.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474888/original/012855600_1768540680-IMG_2663.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·