Gemini Produksi 1 Miliar Gambar hanya dalam 2 Bulan Berkat Nano Banana Pro

3 days ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi kecerdasan buatan, Gemini, mencatat pencapaian baru dalam pengembangan teknologi generatif. Dalam waktu kurang dari dua bulan, pengguna di berbagai negara berhasil menciptakan lebih dari 1 miliar gambar melalui fitur Nano Banana Pro.

Teknologi pembuat dan penyunting gambar tersebut secara resmi diperkenalkan dengan nama Gemini 3 Pro Image pada 20 November 2025. Sejak peluncuran perdananya, fitur ini langsung menarik perhatian karena mampu menghasilkan visual berkualitas tinggi dengan tingkat fleksibilitas yang luas.

Bagi pengguna gratis, Gemini dapat membuat dan mengedit maksimal tiga gambar per hari melalui Nano Banana Pro, yang dapat diaktifkan lewat pilihan model “Pro”. Setelah batas tersebut tercapai, pengguna masih bisa memanfaatkan Nano Banana versi standar atau Gemini 2.5 Flash Image hingga 100 kali dalam sehari.

Google juga memperkaya fitur ini pada Desember 2025 dengan kemampuan pengeditan berbasis coretan (drawing). Pengguna dapat mengunggah foto ke kolom perintah, lalu menggambar dan memberikan instruksi pengeditan secara langsung.

Sementara itu, pelanggan Google AI Pro memperoleh akses lebih besar dengan kuota hingga 100 gambar per hari. Untuk pelanggan Google AI Ultra, batas penggunaan meningkat drastis hingga 1.000 gambar per hari.

Adapun Nano Banana saat ini memiliki batas maksimal 1.000 penggunaan harian untuk kedua paket berbayar tersebut.

Fitur Kreatif Canggih, Aman, dan Terintegrasi dalam Ekosistem Google

Dari sisi performa, Nano Banana Pro mampu menghasilkan teks dalam berbagai bahasa serta menghadirkan kontrol kreatif berstandar kualitas studio. Pengguna dapat mengatur area pengeditan tertentu, memodifikasi sudut pandang kamera, mengubah fokus objek, menyesuaikan pencahayaan, hingga memilih rasio gambar dengan dukungan resolusi 2K dan 4K.

Kemampuan ini membuka peluang pemanfaatan di berbagai bidang, mulai dari pembuatan infografik, materi edukasi visual, hingga diagram teknis.

Untuk menjaga aspek keamanan dan transparansi, Gemini menyediakan fitur pengecekan konten. Pengguna dapat mengunggah gambar maupun video untuk mengetahui apakah konten tersebut dibuat menggunakan teknologi AI Google.

Saat ini, Nano Banana Pro telah terintegrasi ke sejumlah layanan Google, seperti AI Mode, NotebookLM, Google Slides, Vids, serta Flow, sehingga memudahkan pemanfaatan teknologi ini di ekosistem produktivitas digital.

Apple Pakai AI Gemini Google untuk Tingkatkan Siri dan Apple Intelligence

Disisi lain, Apple mengonfirmasi akan menggunakan model kecerdasan buatan (AI) Gemini milik Google sebagai dasar pengembangan versi Siri lebih pintar dan Apple Intelligence ke depannya.

Kolaborasi Apple dan Google ini membuka jalan dan mempercepat peningkata besar-besaran Siri, di mana perusahaan berbasis di Cupertino itu menjanjikan asisten digital berbasis AI di tahun ini.

Dalam keterangan bersama, Apple dan Google menyebutkan kolaborasi dua raksasa ini bersifat jangka panjang.

"Apple dan Google telah menjalin kolaborasi multi-tahun di mana generasi selanjutnya dari Apple Foundation Models akan didasarkan pada model Gemini Google dan teknologi cloud," tulis Google dan Apple dalam keterangan resminya, Selasa (13/1/2026).

Apple menegaskan, pendekatan ini tetap mengutamakan privasi pengguna. "Apple Intelligence akan terus berjalan di perangkat Apple dan Private Cloud Compute, sambil mempertahankan standar privasi terdepan Apple di industri ini," katanya.

Kabar ini menegaskan perubahan besar dalam strategi Apple di ranah AI. Sebelumnya, perusahaan sudah menjatuhkan hati ke model AI milik OpenAI. ChatGPT resmi terintegrasi dengan Siri sejak akhir 2024, di mana ini menjadi solusi cepat sembari Apple mengembangkan asisten digital versi AI secara internal.

Namun, laju pengembangan internal pembuat iPhone tersebut berjalan di tempat dan tertinggal jauh dari Gemini. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, AI milik Google ini melesat dengan kemampuan multimodal dan pemrosesan berbasis cloud lebih matang.

Sadari hal tersebut, Apple pun akhirnya memutuskan untuk mengandeng Goolge sebagai fondasi utama pengemabgan AI mereka ketimbang OpenAI.

Sayangnya, baik Google dan Apple masih menyimpan rapat-rapat detail teknis peningkatan Siri akan seperti apa. Bagi pengguna iPhone, kabar ini memberi sinyal jelas bagaimana Siri akan berubah.

Harapan fans iPhone untuk memiliki asisten virtual yang memiliki respons lebih kontekstual, dan pemahaman bahasa lebih natural segera terwujud. Selain itu, fitur AI di Apple Intelligence akan semakin canggih di masa mendatang.

iPhone Air 2 Dirumorkan Lebih Tipis, Baterai Irit, dan Pakai Kamera Ganda?

Apple membuat banyak pihak terkejut dengan kehadiran iPhone Air. Pada awalnya, ponsel ini sempat menuai kritik saat debut karena kapasitas baterai diragukan dan kamera tunggal.

Namun seiring waktu, banyak pengguna menilai daya tahannya cukup untuk aktivitas harian. Namun, keterbatasan kamera iPhone Air tetap menjadi catatan utama.

Terkini, Apple dikabarkan menyiapkan peningkatan besar untuk generasi berikutnya, yang sementara ini disebut iPhone Air 2.

Mengutip laporan The Elec, Senin (12/1/2026), Apple disebut tengah mempertimbangkan merilis iPhone Air versi lebih tipus pada 2027. Waktu tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-20 iPhone.

Raksasa teknologi berbasis di Cupertino itu dilaporkan ingin mengadopsi teknologi layar baru bernama CoE (Color filter on Encapsulation). Teknologi ini memungkinkan panel layar dibuat lebih tipis dibanding panel OLED konvensional.

Jika rencana ini terwujud, iPhone Air 2 berpotensi melampaui rekor pendahulunya yang memiliki ketebalan sekitar 5,6mm. Karenanya, bodi lebih ramping membuka peluang desain internal lebih fleksibel.

Menariknya, layar lebih tipis justru memberi keuntungan pada sektor baterai. Karena dengan begini, Apple bisa memanfaatkan ruang internal lebih lega untuk menanam baterai berkapasitas lebih besar tanpa harus mengorbankan desain tipis.

Tak hanya itu, teknologi CoE juga memiliki dampak langsung pada efisiensi daya. Layar dengan teknologi ini memiliki keterbacaan lebih baik di bawah sinar matahari.

Dengan begitu, layar tidak perlu meningkatkan tingkat kecerahan secara agresif. Konsumsi daya pun bisa ditekan, terutama saat penggunaan di luar ruangan.

Saat ini, perusahaan belum menggunakan teknologi CoE di lini iPhone. Perusahaan disebutkan bakal menjajalnya lebih dulu di iPhone Fold yang dijadwalkan meluncur pada paru kedua 2026.

Sementara itu, Samsung Electronics juga berencana memakai CoE pada ponsel lipatnya (Galaxy Z Fold dan Z Flip), diikuti oleh Galaxy S26 Ultra, dijadwalkan rilis pada kuartal pertama tahun ini. 

Read Entire Article