Chatbot Grok Milik Elon Musk Tuai Kecaman Usai Muncul Konten Seksual Anak di X

2 weeks ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Elon Musk lagi-lagi terseret masalah. Kali ini, xAI, perusahaan kecerdasan buatan (AI) miliknya menjadi sorotan setelah chatbot AI Grok kedapatan memproduksi gambar mengarah pada seksualisasi anak.

Hal ini terjadi sebagai respons Grok, chatbot AI milik xAI atas permintaan pengguna. Sontak laporan ini memicu kecaman luas dari pengguna platform media sosial (medsos) X.

Disebutkan, sejumlah unggahan menunjukkan gambar anak di bawah umur dengan pakaian minim yang dibuat pakai fitur editing gambar Grok sempat seliweran di lini masa X sepanjang masa liburan.

Dalam salah satu balasan otomatis kepada pengguna di X, Grok menyatakan pihaknya "sedang segera memperbaiki" masalah tersebut, sebagaimana dikutip dari CNBC, Sabtu (3/1/2026).

Tak hanya itu, chatbot kebanggaan Elon Musk tersebut juga menegaskan materi pelecehan seksual anak bersifat ilegal dan dilarang keras.

Dalam salah satu balasan post ke pengguna, Grok mengunggah pesan mengatakan, "perusahaan dapat menghadapi sanksi pidana atau perdata jika dengan sengaja memfasilitasi atau gagal mencegah konten semacam ini."

Sayangnya, ini bukanlah pernyataan resmi dari perusahaan. Akan tetapi sebagai bentuk respons dibuat oleh chatbot AI itu sendiri.

Selang beberapa waktu, staf teknis xAI, Parsa Tajik, mengakui adanya masalah tersebut. "Hai, terima kasih sudah melaporkannya. Tim sedang mempertimbangkan untuk memperketat pengamanan kami lebih lanjut," tulisnya di X.

Selain menuai kritik dan kecaman dari para pengguna X dan Grok, para pejabat di India dan Prancis juga menyoroti kejadian ini. Kabarnya, mereka akan melakukan penyelidikan.

Sementara itu, Federal Trade Commission (FTC) menolak memberikan komentar terkait kasus ini.

Beberapa pihak meyakini, masalah ini diduga terkait dengan fitur "Edit Gambar" di X. Disebutkan, fitur ini memungkinkan siapa pun dapat mengubah foto yang di upload pengguna lain lewat perintah teks. 

Mengejutkannya, proses editing ini ternyata tidak memerlukan persetujuan dari pihak pengunggah foto atau image aslinya.

Sebetulnya, ini bukan pertama kali Grok menuai kritik. Pada Mei 2025, chatbot ini sempat memunculkan komentar tidak diminta terkait isu "genosida kulit putih" di Afrika Selatan.

Dua bulan kemudian, chatbot milik xAI ini kembali membuat masalah ketika memposting komentar anti-Semit dan memuji Adolf Hitler.

Walau berkali-kali menuai kontroversi, perusahaan AI milik Elon Musk ini mampu mengamankan kemitraan strategis. Salah satunya dengan Departemen Pertahanan AS untuk mengintegrasikan Grok ke platform AI agents mereka bulan lalu. 

Read Entire Article