CES 2026 Jadi Panggung Chip AI Terbaru NVIDIA, Qualcomm, hingga Intel

1 week ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Ajang Consumer Electronics Show (CES 2026) yang akan digelar pada 6 Januari 2026 diprediksi menjadi pusat perhatian industri teknologi dunia.

Sejumlah produsen chip terkemuka seperti AMD, NVIDIA, Qualcomm, hingga Intel disebut siap memperkenalkan chip generasi terbaru, mengandalkan teknologi manufaktur Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) menjadi sorotan utama.

Mengutip laporan Commercial Times via Trendforce, Senin (5/1/2026), prosesor terbaru dari AMD, Qualcomm, dan NVIDIA sebagian besar akan diproduksi oleh TSMC. Proses fabrikasi 3 nanometer dan 5 nanometer menjadi pemain kunci dalam pengembangan chip generasi terbaru.

CES 2026 sendiri masih menempatkan konsep “AI Everywhere” sebagai tema utama. Fokusnya mengarah pada pemrosesan AI langsung di perangkat, khususnya pada PC dan laptop.

Di tengah meningkatnya harga komponen memori, efisiensi daya, dan performa menjadi faktor penentu bagi produsen CPU dan GPU dalam menarik minat pasar.

Deretan Chip Baru Siap Meluncur

AMD dikabarkan akan memperkenalkan prosessor Ryzen AI 400 serta seri Ryzen 9000G. Produk ini dirancang untuk menghadirkan kemampuan AI yang lebih optimal di perangkat konsumen, dengan pendekatan desain modular dan integrasi lintas komponen.

Sementara itu, NVIDIA diperkirakan akan memaparkan perkembangan terbaru platform Blackwell yang tengah memasuki tahap produksi massal.

Perusahaan juga disebut akan membuka roadmap arsitektur Rubin, yang ditujukan untuk komputasi AI tingkat lanjut, termasuk penerapan pada agentic AI dan robot humanoid.

Qualcomm juga tak ingin tertinggal. Seri Snapdragon X2 dijadwalkan melakukan debut resminya dan mulai digunakan pada perangkat komersial.

Menurut sumber industri, sebagian besar prosesor tersebut diproduksi oleh TSMC. Snapdragon X2, misalnya, dibangun menggunakan node 3 nm milik TSMC.

Sementara AMD Ryzen AI 400 memanfaatkan teknologi fabrikasi 4nm untuk meningkatkan kinerja sekaligus menekan konsumsi daya. NVIDIA sendiri dikenal sebagai mitra lama TSMC dalam pengembangan chip kelas atas.

Intel Taruhkan Kepercayaan Pasar

Intel menjadikan CES 2026 sebagai momentum penting untuk membuktikan arah baru terhadap strategi manufakturnya. Intel dijadwalkan meluncurkan Core Ultra generasi terbaru (Panther Lake), yang akan menjadi ujian penting bagi keberhasilan proses fabrikasi 18A milik Intel.

Meski mengandalkan teknologi sendiri, Intel masih bekerja sama dengan TSMC untuk memproduksi beberapa komponen, seperti GPU dan I/O die. Selain Panther Lake, Intel juga diperkirakan akan memperkenalkan pembaruan prosesor Arrow Lake untuk segmen desktop dan laptop.

Permintaan Tinggi, Kapasitas TSMC Dipercepat

Dengan mayoritas chip baru di CES 2026 bergantung pada TSMC, sumber rantai pasok menyebut perusahaan asal Taiwan tersebut terus memperluas kapasitas produksi 3 nm.

Percepatan pembangunan Fase 9 Fab 18 di Southern Taiwan Science Park menjadi salah satu langkah strategis untuk memenuhi lonjakan permintaan industri semikonduktor global.

Samsung Siapkan Chipset 2nm Pertama di Dunia

Di sisi lain, Samsung Electronics resmi memperkenalkan Exynos 2600, chipset flagship terbarunya diproyeksikan menjadi dapur pacu sebagian lini Galaxy S26. Chip ini mencatat sejarah sebagai chipset smartphone pertama di dunia yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (nm) Gate-All-Around (GAA).

Dikutip dari Android Authority, Selasa (24/12/2025), perusahaan menegaskan proses 2nm membawa peningkatan signifikan pada kinerja, efisiensi daya, serta pengelolaan suhu.

Fokus ini terasa penting, mengingat performa termal Exynos generasi sebelumnya kerap menjadi bahan perbandingan dengan chipset dari Qualcomm, MediaTek, hingga Apple.

Desain CPU Berubah, Fokus pada Performa dan Efisiensi

Exynos 2600 mengusung CPU 10-core berbasis arsitektur Arm v9.3. Berbeda dari generasi sebelumnya, Samsung kini menghilangkan core berdaya rendah konvensional dan mengandalkan kombinasi core utama serta core menengah berperforma tinggi.

Konfigurasinya terdiri dari:

  • 1 core utama C1-Ultra dengan kecepatan hingga 3,8 GHz
  • 3 core performa tinggi C1-Pro berkecepatan 3,25 GHz
  • 6 core C1-Pro yang dioptimalkan untuk efisiensi di 2,75 GHz

Samsung mengklaim arsitektur baru ini mampu meningkatkan performa CPU hingga 39 persen dibandingkan Exynos 2500. Dukungan instruksi ARM SME2 juga disebut mampu meningkatkan pemrosesan machine learning di perangkat sekaligus memangkas latensi pada fitur berbasis kecerdasan buatan.

GPU Lebih Bertenaga untuk Gim dan Visual

Di sektor grafis, Exynos 2600 dibekali GPU Xclipse 960. Samsung mengklaim kemampuan komputasi GPU ini meningkat hingga dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya, dengan performa ray tracing yang diklaim lebih baik hingga 50 persen.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu turut memperkenalkan teknologi Exynos Neural Super Sampling (ENSS). Teknologi ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk melakukan upscaling dan frame generation, sehingga menghadirkan pengalaman bermain game yang lebih mulus tanpa mengorbankan efisiensi daya.

AI Lebih Kuat dan Perlindungan Data Lebih Baik

Kemampuan AI menjadi salah satu fokus utama pada Exynos 2600. Neural Processing Unit (NPU) terbaru di dalamnya diklaim mampu meningkatkan performa AI hingga 113 persen dibandingkan chipset Exynos flagship generasi sebelumnya.

Peningkatan ini memungkinkan pemrosesan model AI generatif yang lebih kompleks langsung di perangkat. Samsung juga menekankan bahwa desain chip ini ditujukan untuk memperkuat keamanan data dan menjaga privasi pengguna dari potensi ancaman di masa mendatang.

Dukungan Kamera Resolusi Tinggi dan Video 8K

Pada sisi kamera, Exynos 2600 mendukung sensor hingga 320 megapiksel serta fitur zero shutter lag untuk pengambilan foto 108 MP. Untuk perekaman video, chipset ini mampu merekam 8K pada 30 fps serta 4K hingga 120 fps dengan HDR, termasuk dukungan codec Samsung APV untuk kualitas video lebih tinggi..

Samsung juga menyematkan sistem Visual Perception yang mampu mendeteksi detail kecil secara real-time, seperti kedipan mata. Selain itu, teknologi Deep Learning Video Noise Reduction diklaim dapat meningkatkan kualitas video dalam kondisi cahaya rendah. Prosesor sinyal gambar (ISP) terbaru ini juga disebut lebih hemat daya hingga 50 persen.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)