Bahlil Serahkan Status Polisi Aktif di Kementerian ESDM kepada Menteri Hukum

1 month ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyerahkan tindak lanjut atas larangan polisi aktif menduduki jabatan sipil di Kementerian ESDM kepada Kementerian Hukum.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Lewat putusan Nomor 114/PUU-XXIII/2025, Mahkamah Konstitusi melarang anggota Kepolisian RI menduduki jabatan sipil atas penugasan Kepala Polri. MK juga menegaskan bahwa polisi yang ingin menduduki jabatan sipil wajib mengundurkan diri atau pensiun lebih dulu dari kepolisian.

“Setelah ada keputusan MK, nanti kami lihat perkembangan apa yang menjadi pengkajian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Hukum. Setelah itu, baru kami akan ikuti,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 20 November 2025.

Bahlil mengatakan ada beberapa anggota Polri aktif yang mengisi jabatan sipil di Kementerian ESDM, termasuk Inspektur Jenderal ESDM Komisaris Jenderal Yudhiawan Wibisono.

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan keberadaan polisi aktif di Kementerian ESDM sangat membantu. Bukan hanya polisi, ada pula seorang jaksa, yakni Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM Rilke Jeffri Huwae.

“Kami lihat aturan nanti setelah ada keputusan MK. Apa yang diputuskan oleh Menteri Hukum, Menteri PANRB, maka itu pasti akan menjadi rujukan,” ujar Bahlil. 

Dosen hukum tata negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi secara otomatis membatalkan pengangkatan polisi aktif di jabatan sipil. 

“Sifat putusan MK itu kan erga omnes, artinya berlaku serta-merta saat diucapkan. Jadi, kalau putusan MK itu sudah diucapkan, artinya sudah ada harus koreksi administratif. Polisi yang menempati jabatan sipil ditarik,” kata Herdiansyah.

Sementara itu, dosen hukum tata negara Universitas Gadjah Mada, Yance Arizona, mengatakan putusan MK tidak membatalkan keputusan pengangkatan polisi aktif di jabatan sipil yang ada. Namun, sejak putusan MK dibacakan, status mereka sudah inkonstitusional di jabatan sipil. 

“Sehingga penyesuaian yang harus dilakukan adalah pensiun atau mundur dari Polri kalau ingin mempertahankan jabatan sipil. Atau sebaliknya mundur dari jabatan sipil kalau mau mempertahankan jabatan di Polri,” ujarnya. 

Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 merupakan uji materi terhadap Pasal 28 ayat 3 dan penjelasan Pasal 28 ayat 3 Undang-Undang Kepolisian. "Mengabulkan permohonan para pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK Suhartoyo saat membacakan amar putusan di ruang sidang utama MK, Jakarta Pusat, Kamis, 13 November 2025.

Dalam amar putusannya, MK menegaskan bahwa frasa “atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri” dalam penjelasan Pasal 28 ayat 3 Undang-Undang Polri tidak lagi memiliki kekuatan hukum mengikat. Dengan demikian, semua penugasan anggota Polri aktif untuk menduduki jabatan di luar struktur kepolisian kini kehilangan dasar hukum.


Dani Aswara berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Kata Kemendikti soal Mahasiswa UTA 45 Diskors Akibat Tolak Soeharto Jadi Pahlawan

Read Entire Article