Liputan6.com, Jakarta - Apple dikabarkan tengah menyiapkan MacBook kelas pemula baru yang ditujukan untuk konsumen menginginkan portabilitas tanpa harus membayar harga flagship.
Mengutip laporan TrendForce via Gizmochina, Senin (5/1/2026), perusahaan berbasis di Cupertino tersebut sedang mengembangkan MacBook dengan layar 12,9 inci dengan target peluncuran sekitar musim semi 2026.
Jika informasi ini akurat, laptop Apple tersebut akan diposiskan di bawah MacBook Air. Langkah ini juga menandai kembalinya perusahaan ke segmen laptop ultra ringkas setelah menghentikan produksi MacBook 12 inci beberapa tahun lalu.
Kali ini, performa mungkin bukan masalahnya. TrendForce mengklaim MacBook murah ini diyakini bakal menggunakan chip Apple A18 Pro, prosesor sama dengan yang digunakan pada seri iPhone 16 Pro.
Meskipun bukan chip seri M, A18 Pro diklaim menawarkan lompatan signifikan dibandingan MacBook 12 inci berbasis Intel. Performa single core dilaporkan beberapa kali lebih tinggi, sementara hasil multi core dapat mendekati M1 asli dalam beban kerja lebih ringan.
Masuk di kategori desain, layar 12.9 inci membuat ukurannya sedikit lebih kecil dibanding MacBook Air 13,6 inci. Namun, dengan bezel lebih tipis, ukuran bodinya diperkirakan tetap mendekati ukuran keyboard standar.
Pendekatan desain ini akan meniru MacBook 12 inci dipasarkan Apple pada 2015 dan 2017, dikenal ringan dan ringkas, meski kerap dikritik karena performanya. Efisiensi termal juga menjadi poin kuat, mengingat chip A18 Pro dirancang untuk beroperasi di dalam bodi iPhone yang jauh lebih kecil tanpa pendingin aktif.
MacBook ini kemungkinan akan memprioritaskan daya tahan baterai dan pengoperasian senyap, dan lebih cocok untuk mobilitas, produktivitas ringan, dan pengguna kasual dibanding kebutuhan komputasi berat.
Soal harga, belum ada informasi resmi. Namun, TrendForce memperkirakan Apple dapat menjual model ini di bawah MacBook Air saat ini dibanderol mulai sekitar USD 799 di beberapa pasar. Penggunaan chip kelas iPhone dapat menekan biaya produksi, terutama di tengah tren kenaikan harga memori.
iPhone 11 Pro hingga MacBook Air Intel Masuk Daftar Produk Vintage Apple
Di sisi lain, Apple kembali memperbarui daftar produk lawas atau vintage mereka. Kali ini, tiga produk populer resmi masuk kategori tersebut.
Daftarnya mencakup MacBook Air chipset Intel, iPhone 11 Pro, dan Apple Watch Series 5, sebagaimana dikutip dari Apple Insider, Sabtu (3/1/2026).
Adapun status sebuah produk Apple masuk kategori vintage atau alias lawas adalah ketika raksasa teknologi berbasis di Cupertino itu telah menghentikan distribusi penjualannya lebih dari lima tahun, tetapi belum melewati tujuh tahun.
Masuknya iPhone 11 Pro ke dalam daftar ini cukup mengejutkan, mengingat smartphone flagship di 2019 ini masih menerima update iOS 26. Namun, memang tidak semua fitur bisa dipakai di model iPhone ini.
MacBook Air Retina 13 inci 2020 sendiri merupakan laptop besutan terakhir Apple yang masih menggunakan prosesor Intel, sebelum akhirnya perusahaan beralih ke chipset buatan mereka sendiri.
Laptop ini dihentikan penjualannya pada akhir 2020, bertepatan dengan diluncurkannya MacBook Air M1. Saat ini, laptop Apple tersebut tercatat hanya mendukung hingga macOS Sequoia.
Sementara itu, Apple Watch Series 5 terakhir kali mendapatkan pembaruan watchOS 10. Seperti perangkat mereka yang lain, perusahaan masih tetap menggulirkan update keamanan.
Bagi pengguna di Indonesia, ini dapat menjadi sinyal untuk mulai mempertimbangkan upgrade, terutama jika perangkat yang dipakai untuk aktivitas produktif jangka panjang
Hacker Gunakan Sertifikat Resmi Apple untuk Suntik Malware Baru ke Mac
Selama beberapa tahun, Mac kerap kali lebih aman dibandingkan PC pada umumnya. Anggapan ini bukan karena Apple sempurna, melainkan karena hacker (peretas) lebih menargetkan pengguna Windows.
Namun, seiring jumlah pengguna Mac yang kian meningkat, penjahat siber mulai memberi perhatian lebih serius pada perangkat baru.
Dilansir Gizchina, Jumat (2/1/2026), laporan terbaru dari Jamf Threat Labs mengungkap keberadaan virus baru yang sangat licik. Virus ini mampu tampil sebagai aplikasi normal dan aman, sehingga sulit terdeteksi.
Temuan ini menjadi peringatan bahwa meningkatnya popularitas Mac turut menjadikannya sasaran serangan siber yang kian canggih.
Mengelabui Keamanan
Bagian yang paling mengkhawatirkan dari temuan ini yaitu bagaimana cara peretas menipu sistem keamanan Apple. Biasanya, aplikasi yang diunduh dari luar sumber resmi harus memiliki izin digital berupa sertifikat Developer ID.
Namun, kini peretas memanfaatkan sertifikat asli yang diperoleh dari pasar gelap. Karena malware tersebut menggunakan ID Apple yang sah, sistem operasi menganggap sebagai aplikasi resmi.
Akibatnya, perangkat lunak berbahaya tersebut bisa melewati peringatan keamanan standar yang biasanya mencegah aplikasi tidak terverifikasi dijalankan.
Trik Cerdik “Bait and Switch”
Para peretas juga menggunakan trik yang cerdik untuk mengelabui sistem peninjauan otomatis Apple. Saat mengajukan aplikasi untuk disetujui, mereka mengirimkan versi “bersih” yang tidak mengandung aktivitas berbahaya.
Aplikasi tersebut ditulis menggunakan Swift, bahasa pemrograman umum di Mac, sehingga terlihat aman. Setelah terpasang di perangkat, aplikasi ini akan menunggu sebelum terhubung ke server jarak jauh untuk mengunduh malware utama.
Dengan menyimpan kode berbahaya di cloud, ancaman ini sulit terdeteksi oleh sistem pemindaian awal Apple.
Metode Infeksi Baru
Ancaman ini merupakan versi terbaru dari MacSync Stealer. Pada versi sebelumnya, malware ini mencoba menipu pengguna dengan meminta pengguna untuk menjalankan perintah rumit di komputer mereka.
Versi terbaru, metode penyebarannya dibuat jauh lebih tersembunyi. Malware disiapkan dalam penginstal perangkat lunakpalsu yang tampil menyerupai aplikasi pesan populer.
Saat aplikasi dibuka, kode berbahaya langsung berjalan di latar belakang tanpa pemberitahuan kepada pengguna. Pelaku juga menyertakan file “umpan”, seperti dokumen PDF palsu, agar ukuran aplikasi terlihat wajar dan terhindar dari deteksi sistem keamanan.
Menghindari Deteksi dan Respons Apple
Pembuat malware menggunakan sejumlah cara untuk menyamarkannya. Program tersebut dirancang hanya aktif saat perangkat terhubung ke internet dan dilengkapi pengatur waktu agar tidak berjalan terlalu sering.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kinerja komputer melambat, yang bisa memicu kecurigaan pengguna. Meski sempat luput dari deteksi beberapa sistem keamanan, Jamf berhasil mengidentifikasi ancaman tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Apple, yang langsung mencabut sertifikat terkait guna menghentikan penyebaran malware lebih lanjut.

1 week ago
10
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476422/original/056804200_1768748790-Alter_Ego_Menangkan_Derbi_Indonesia_di_M7_MLBB_Lawan_Onic_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466750/original/002768900_1767853711-OpenAI_Rilis_ChatGPT_Health_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475769/original/060517500_1768648394-5_Fitur_Spotify_yang_Jadi_Alasan_Banyak_Pengguna_Enggan_Pindah_ke_Aplikasi_Lain.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5376982/original/062419800_1760070989-iPhone_17_Pro_Series_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1305596/original/086117500_1470137056-linkedin-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2380530/original/029429100_1539233326-logo_Xiaomi_Agustin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460907/original/041515600_1767326098-Jadwal_M7_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408540/original/092632300_1762822649-Honor_X70__Gizmochina_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475823/original/048851800_1768660252-Onic_Lolos_Knockout_Stage_M7__Team_Falcons_Tersingkir_Usai_Duel_Panas_Bo3.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475774/original/076652300_1768649234-pipit_image_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352041/original/048616800_1758091081-Xiaomi_17_Pro_Max_Mirip_iPhone_17_Pro_Max_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475522/original/000416200_1768625312-Civilization_VII_Arcade_Edition_01.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475476/original/001070400_1768620920-Oppo_Reno15_Series_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368344/original/032314400_1759374030-M7_World_Championship_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4595131/original/089153000_1696226192-trac-vu-Yut0WQE3jzs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475304/original/095087700_1768564600-Numofest.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3150608/original/034688400_1591913197-ps5-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475181/original/039823200_1768554526-Biwin_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474494/original/020251900_1768479329-Hands-on_Experience_Redmi_Note_15_Pro__5G.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474888/original/012855600_1768540680-IMG_2663.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·