Ahli Fisika Jelaskan Peristiwa Isra Mikraj dari Kacamata Sains

3 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Isra Mikraj merupakan salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam. Pada malam itu, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa dari Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem dengan jarak sekitar 1.471 kilometer. Tidak hanya itu, dari sana Rasulullah SAW kemudian dinaikkan hingga Sidratul Muntaha di langit ketujuh. Seluruh rangkaian peristiwa ini diyakini berlangsung hanya dalam satu malam.

Bagi banyak orang, terutama dari sudut pandang logika modern, Isra Mikraj memunculkan rasa penasaran. Bagaimana mungkin seorang manusia menempuh jarak ribuan kilometer, bahkan menembus langit, dalam waktu yang sangat singkat? Terlebih pada masa itu, belum ada teknologi transportasi cepat seperti pesawat terbang. Perjalanan darat dengan berjalan kaki atau menunggang hewan saja membutuhkan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu.

Pertanyaan ini kerap dikaitkan dengan sains, khususnya fisika modern. Dalam penjelasan yang dimuat di situs resmi Muhammadiyah, Guru Besar Fisika Institut Teknologi Surabaya (ITS), Agus Purwanto, menyebut bahwa peristiwa Isra Mikraj tidak dapat dijelaskan menggunakan teori relativitas khusus yang dikembangkan Albert Einstein.

Situs Britannica menyatakan, teori relativitas khusus menjelaskan hukum fisika berlaku sama dalam kerangka acuan yang bergerak dengan kecepatan konstan, terutama saat mendekati kecepatan cahaya. Namun, semakin mendekati kecepatan cahaya, energi yang dibutuhkan akan semakin besar dan waktu akan melambat secara ekstrem. Kecepatan cahaya sendiri mencapai sekitar 299.792 kilometer per detik.

Menurut Agus, jika Isra Mikraj dipahami semata-mata melalui teori ini, maka Rasulullah SAW seharusnya telah melesat sangat jauh hingga keluar dari tata surya. Faktanya, Nabi Muhammad tetap berada di bumi dan kembali ke Makkah dalam waktu yang singkat.

Agus menjelaskan bahwa cahaya, dengan kecepatan tersebut, mampu mengelilingi bumi sekitar enam hingga tujuh kali hanya dalam satu detik. Sementara itu, dalam kisah Isra Mikraj, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan menggunakan Buraq. Jika diasumsikan bergerak dengan kecepatan cahaya, maka dalam satu jam Rasulullah bisa menempuh jarak lebih dari 4,3 miliar kilometer. Alias hampir setara jarak bumi ke Neptunus, planet terluar di tata surya.

Dengan kecepatan sedemikian tinggi, menurut hukum fisika, massa suatu objek justru akan hancur akibat energi yang terlalu besar. Atas dasar itu, Agus menilai teori relativitas khusus tidak memadai untuk menjelaskan Isra Mikraj. Teori yang sedikit lebih relevan adalah teori relativitas umum, yang menjelaskan bahwa gravitasi merupakan akibat dari kelengkungan ruang dan waktu yang disebabkan oleh massa dan energi.

Dalam relativitas umum, dikenal pula kemungkinan adanya dimensi ruang yang lebih tinggi atau bersifat non-fisik, yang berada di luar jangkauan pengalaman manusia. Manusia hidup dalam dimensi ruang. Namun, dimensi lain di luar itu sulit dijelaskan sepenuhnya oleh sains.

Meski demikian, Agus tidak merinci lebih jauh bagaimana teori ini dapat secara konkret menjelaskan Isra Mikraj. Yang jelas, peristiwa tersebut bukanlah perjalanan biasa, bukan pula perjalanan antariksa dengan wahana teknologi. Begitu juga bukan sekadar perpindahan antarplanet atau galaksi.

Pada akhirnya, Isra Mikraj dipahami sebagai peristiwa spiritual sekaligus mukjizat. Dia berada di luar batas hukum fisika yang dikenal manusia. Dalam keimanan Islam, peristiwa ini diyakini sepenuhnya terjadi atas kehendak Allah SWT, melampaui kemampuan akal dan sains untuk menjelaskannya secara utuh.

(mfa/mfa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article